Minggu, 08 Januari 2012

TATA SURYA

Anggota – anggota tata surya:
1. matahari 4. komet
2. planet 5. asteroid
3. bulan 6. meteor

Tata surya :

Urutan planet dimulai dari yang paling dekat dengan matahari
Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus
(Me – Ve – Bu – Ma – Yu – Sa – Ur – Nep)

Planet dalam adalah planet yang orbitnya didalam orbit asteroid 
Contoh : Merkurius, Venus, dan Mars
Planet luar adalah planet yang orbitnya di luar orbit asteroid 
Contoh : Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus

Planet inferior adalah planet yang orbitnya di dalam orbit bumi
Contoh : Merkurius, dan Venus
Planet superior adalah planet yang orbitnya di luar orbit bumi
Contoh : Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus

Planet terrestrial adalah planet yang ukuran dan komposisi batuannya mirip Bumi

Planet jovian (raksasa) adalah planet yang ukuran dan komposisi batuannya mirip Yupiter

Asteroid berada diantara planet Mars dan Yupiter. 
Asteroid terbesar dinamakan Ceres (diameter = 1000 km)

Matahari disebut bintang karena dapat memancarkan cahaya sendiri
Planet dapat terlihat karena memantulkan sinar matahari yang diterimanya

Periode revolusi planet terhadap matahari berhubungan dengan jari-jari orbit planet.
Tetapi periode rotasi planet tidak berhubungan dengan jari-jari orbit planet
Sehingga periode revolusi paling lama adalah Pluto dan periode paling singkat adalah planet Merkurius. 

Venus dan Uranus memiliki arah gerak rotasi dari timur ke barat
Sedangkan tujuh planet lainnya memiliki arah gerak rotasi dari barat ke timur

Massa jenis terbesar dimiliki oleh Bumi dan yang terkecil dimiliki oleh saturnus

Matahari 
Unsur terbanyak penyusun matahari adalah Hidrogen (75%) dan terbanyak kedua adalah Helium (20%)
Bagian – bagian matahari :
Inti matahari : bagian paling dalam merupakan tempat berlangsungnya reaksi fusi dan terbentuknya energi
Fotosfer : bagian yang nampak menyerupai piringan emas yang terang
Kromosfer : pancaran cahya berwarna putih yangmelingkar di luar fotosfer
Korona : cahaya merah di sebelah luar kromosfer yang merupakan lapisan luar atmosfer matahari

Energi matahari terbentuk didalam inti karena terjadi reaksi fusi nuklir dari dua inti hydrogen menjadi satu inti Helium. 
Setiap detik terdapat 4,6 juta ton massa yang berubah menjadi energi sebesar:

E = m . c2
= (4,6 106 ton) (3 x 108 m/s)2
= 4,1 x 1026 joule

Bumi
Bumi adalah planet yang memiliki kehidupan

Bukti bahwa bentuk Bumi adalah bulat, yaitu :
Potret Bumi dari luar angkasa oleh Apollo 17
Ketika meninggalkan pelabuhan, badan kapal menghilang lebih dahulu kemudian tiangnya
Pelayaran Magelhan menuju kesatu arah ternyata kembali ketempat semula

Bumi agak pepat pada kedua kutubnya dan agak menggelembung pada khatulistiwa

Rotasi Bumi : perputaran bumi pada porosnya
Revolusi Bumi : perputaran bumi mengelilingi matahari

Akibat revolusi bumi Akibat rotasi bumi
Paralaks bintang Perbedaan semu harian matahari
Pergantian musim Perbedaan waktu
Perbedaan lamanya malam dan siang Pembelokkan angina
Pergeseran semu matahari Terjadinya arus laut
Terlihatnya rasi bintang Terjadinya siangdan malam
Perbedaan percepataan gravitasi
Bumi berbentuk pepat pada porosnya

Bulan
Rotasi bulan : perputaran bulan pada porosnya
Revolusi bulan terhadap bumi : perputaran bulan mengelilingi bumi
Revolusi bulan terhadap matahari : perputaran bulan mengelilingi matahari

Bulan tidak memiliki atmosfer, akibatnya:
Tidak ada kehidupan, karena suhu dipermukaan bulan berubah sangat cepat pada siang maupun malam
Langit di bulan tampak hitam kelam
Bunyi tidak dapat merambat di bulan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar